Makassar, 29 September 2025 – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Enam Enam Kendari resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan University of Faisalabad (TUF), Pakistan dan Muhammad Nawaz Shareef University of Agriculture (MNSUA), Pakistan dalam rangkaian kegiatan Kuliah Umum Internasional bertema “Climate Change, Water Scarcity and Food Security or Climate-Resilient Agriculture for Sustainable Livelihood in Developing Countries.”

Kegiatan yang diprakarsai oleh STIE Enam Enam Kendari dan beberapa kampus di bawah naungan LLDikti Wilayah IX ini berlangsung di STIE Amkop serta beberapa universitas di Makassar serta daring melalui Zoom Meeting – dengan menghadirkan akademisi dari Indonesia dan Pakistan.
Prof. Dr. Muh Ashfaq (Dean of Management Studies, University of Faisalabad) memaparkan bagaimana perubahan iklim berdampak pada manajemen sumber daya di negara berkembang. Ia menekankan pentingnya strategi kebijakan berbasis riset, tata kelola air yang efisien, serta peran perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.
Prof. Irfan Ahmad Baig (Dean of Social Science & Humanities, Muhammad Nawaz Shareef University of Agriculture) menyoroti aspek sosial dan humaniora dari krisis iklim. Ia menekankan bagaimana kelangkaan air dan kerentanan pangan dapat memicu masalah sosial, dan menawarkan solusi berupa pertanian tangguh iklim (climate-resilient agriculture) dengan dukungan teknologi sederhana serta pemberdayaan petani lokal.
MoU yang ditandatangani menegaskan komitmen STIE 66 Kendari bersama TUF dan MNSUA untuk memperkuat kerja sama internasional di bidang:
- Pertukaran mahasiswa sarjana dan pascasarjana
- Pertukaran dosen dan peneliti untuk kuliah, diskusi, dan riset bersama
- Pertukaran informasi akademik, publikasi, dan bahan perpustakaan
- Pengembangan program studi dan kursus bersama
- Penyelenggaraan riset kolaboratif, konferensi internasional, kuliah umum internasional, dan publikasi
- Pemanfaatan bersama fasilitas penelitian
- Promosi bersama kegiatan akademik di situs resmi masing-masing institusi MoU Pakistan STIE 66
MoU ini berlaku selama tiga tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan bersama.
Kuliah umum menghadirkan akademisi terkemuka:
- Prof. Dr. Muh Ashfaq – Dean of Management Studies, University of Faisalabad (Pakistan)
- Prof. Irfan Ahmad Baig – Dean of Social Science & Humanities, Muhammad Nawaz Shareef University of Agriculture (Pakistan)
Ketua STIE 66 Kendari, Prof. Dr. H. Abdul Aziz Muthalib, S.E., M.Si., menyampaikan rasa bangga atas terjalinnya kerja sama strategis ini. “Kuliah umum dan penandatanganan MoU ini menjadi momentum untuk memperkuat jejaring akademik, membuka akses kolaborasi lintas negara, dan menghadirkan manfaat nyata bagi mahasiswa serta masyarakat,” ungkap Prof. Azis.


“MoU dengan University of Faisalabad dan Muhammad Nawaz Shareef University of Agriculture adalah langkah maju untuk memperkuat riset, pendidikan, dan pengabdian masyarakat. Ini menjadi pintu bagi mahasiswa dan dosen STIE 66 Kendari untuk berpartisipasi dalam forum akademik internasional, memperluas wawasan global, dan berkontribusi langsung dalam menghadapi isu perubahan iklim serta ketahanan pangan,” ujarnya.
Acara ini diikuti ratusan mahasiswa dan dosen, baik secara langsung maupun daring. Panitia menyediakan e-sertifikat gratis bagi seluruh peserta. Diskusi interaktif menunjukkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap tantangan global, khususnya isu perubahan iklim, kelangkaan air, dan ketahanan pangan.
Dengan penandatanganan MoU ini, STIE 66 Kendari semakin menegaskan komitmennya dalam membangun jejaring akademik internasional serta berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat.


