Kendari – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara menjalin kerja sama strategis dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Enam Enam Kendari melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Acara penandatanganan berlangsung di Hotel Claro Kendari, pada tanggal 26 Agustus 2025 dihadiri san ditandatangani lansung oleh Ketua Kadin Sultra Bapak Anton Timbang yang disaksikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Bapak Jenderal Purn. Tito Karnavian, Ketua Kadin Indonesua Bapak Anidya Bakri, Gubernur Sultra Bapak Andi Sumange Rukka, Wali Kota Kendari Ibu dr. Hj. Siska Karina Imran dan Seluruh Ketua dan Pengurus Kadin Seluruh Indonesia bersama jajaran pengurus, dengan Ketua STIE Enam Enam Kendari Bapak Prof. Dr. H. Abd. Azis Muthalib, SE., M.Si didampingi oleh Ketua Yapdik Enam Enam Kendari Bapak Ichasanuddin Akbar ST., M.M. , Wakil Ketua I Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Bapak Dr. Muh. Nur, SE., M.Si, Ketua P2MiA Bapak Dr. Asraf, SE., M.M, Ketua Bisnis Centre dan Tracer Studi STIE 66 sekaligus anggota Kadin Sultra Bapak Dr. H. Abdul Hakim, SE., M.Si dan dosen STIE Enam- Enam sekaligus Ketua Pelaksana Harian IKA S3 Manajemen UHO Ibu Dr. Rince Tambunan, SE , M.M

Dalam sambutannya, Ketua Kadin Sultra menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara dunia usaha dan dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tenggara.
“Dalam sambutannya dihadapan semua undangan mengungkapkan bahwa, Kami Kadin menyambut baik kerja sama ini. Kadin Sultra berkomitmen mendukung perguruan tinggi dalam pengembangan riset, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada kebutuhan dunia usaha dan industri,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua STIE Enam Enam Kendari menegaskan bahwa nota kesepahaman ini menjadi langkah nyata kampus dalam memperluas jejaring kerja sama dengan stakeholders eksternal.
“Ketua STIE 66 Prof. Dr. Azis Muthalib berharap kerja sama dengan Kadin Sultra dapat menjadi pintu masuk bagi mahasiswa dan dosen untuk lebih dekat dengan dunia industri, sekaligus memperkuat peran kampus dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.


Ruang lingkup kerja sama ini meliputi pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, pelaksanaan riset terapan, program magang mahasiswa, pelatihan kewirausahaan, hingga kegiatan pengabdian masyarakat yang relevan dengan pembangunan daerah.
Dengan adanya MoU ini, kedua belah pihak optimistis dapat menciptakan kolaborasi berkelanjutan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, dunia pendidikan, dan dunia usaha di Sulawesi Tenggara. Kerjasama ini akan memperluas kesempatan kerja bagi lulusan perguruan tinggi, mendorong terciftanya wirausaha muda serta daya serap lulusan pada dunia industri khususnya dari STIE Enam Enam Kendari.

