KENDARI – Wisuda ke-XXII Tahap I Tahun 2026 STIE Enam Enam Kendari menjadi momentum penting dalam penguatan reputasi kampus. Kegiatan yang digelar di Ruang Phinisi Claro Hotel Kendari, Kamis, 2 Juli 2026, tersebut menghadirkan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng., serta Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara, Dr. H. Andi Lukman, M.S.
STIE Enam Enam Kendari mengukuhkan 367 wisudawan pada prosesi tersebut. Wisuda ini tidak hanya menjadi penanda keberhasilan akademik para lulusan, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap perkembangan kampus sebagai perguruan tinggi swasta yang terus tumbuh, berdaya saing, dan berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia unggul di Sulawesi Tenggara.
Dirjen Diktisaintek mengapresiasi STIE Enam Enam Kendari yang dinilai mampu mengambil peran penting dalam menyiapkan lulusan berkualitas. Ia menekankan pentingnya transformasi perguruan tinggi agar kurikulum, pembelajaran, dan kompetensi lulusan semakin relevan dengan kebutuhan zaman.

“Perguruan tinggi harus terus melakukan transformasi. Kurikulum harus semakin relevan dengan kebutuhan zaman, berbasis capaian pembelajaran, serta mampu membentuk lulusan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang kuat,” ujar Prof. Dr. Khairul Munadi.
Lulusan STIE Enam Enam Kendari diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta nilai bagi masyarakat. Sulawesi Tenggara memiliki potensi ekonomi dan industri yang besar sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan mampu membaca peluang.
“Sulawesi Tenggara memiliki banyak potensi. Potensi itu harus didukung oleh sumber daya manusia yang luar biasa. Lulusan STIE Enam Enam Kendari harus mampu menjadi bagian dari kemajuan itu dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara, Dr. H. Andi Lukman, M.S., turut memberikan pujian atas capaian STIE Enam Enam Kendari. Ia menyampaikan bahwa wisuda ini menjadi bukti perjuangan, kedisiplinan, doa orang tua, serta kerja keras mahasiswa selama menempuh pendidikan.

Keberhasilan meraih gelar akademik bukanlah akhir dari proses belajar. Para lulusan harus terus meningkatkan pengetahuan, memperkuat keterampilan, dan menyiapkan diri menghadapi perubahan zaman, baik sebagai wirausaha, profesional, maupun untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. “Kita tidak boleh berhenti belajar. Dunia terus berkembang, sehingga lulusan harus adaptif, terbuka terhadap perubahan, dan mampu menyiapkan diri,” pesan Dr. H. Andi Lukman.
Kepala LLDIKTI IX juga mendorong STIE Enam Enam Kendari terus memperkuat tata kelola, meningkatkan mutu pembelajaran, membangun budaya akademik, dan menyesuaikan diri dengan tuntutan pendidikan tinggi masa kini. Dukungan pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan yayasan diharapkan semakin memperluas kontribusi kampus bagi pembangunan pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara.
Pengukuhan 367 wisudawan pada Wisuda ke-XXII Tahap I Tahun 2026 menjadi bukti bahwa STIE Enam Enam Kendari terus dipercaya masyarakat sebagai lembaga pendidikan tinggi yang mencetak sumber daya manusia berkualitas. Hadirnya Dirjen Diktisaintek dan Kepala LLDIKTI Wilayah IX dalam kegiatan ini semakin memperkuat posisi STIE Enam Enam Kendari sebagai kampus yang terus bergerak maju, bertransformasi, dan berperan strategis dalam pembangunan daerah.
Capaian tersebut semakin lengkap dengan prestasi STIE Enam Enam Kendari dalam pengembangan mutu pendidikan tinggi. Kampus ini kembali mengukir sejarah membanggakan setelah Program Studi Magister Manajemen (S2) dan Program Studi Manajemen (S1) resmi menyandang predikat Akreditasi Unggul dengan masa berlaku selama lima tahun. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen STIE Enam Enam Kendari dalam menjaga kualitas akademik, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang semakin bermutu dan berdaya saing.
