Kendari – Mahasiswa baru Program Magister Manajemen (MM) STIE Enam Enam Kendari mengikuti kegiatan matrikulasi Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, 18–20 September 2026, di Aula STIE Enam Enam Kendari. Kegiatan ini menjadi tahap awal untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman dasar manajemen, memperkuat kesiapan akademik, serta mempersiapkan mereka mengikuti proses perkuliahan pada jenjang magister.
Kegiatan matrikulasi dibuka oleh Ketua STIE Enam Enam Kendari, Prof. Dr. H. Abdul Azis Muthalib, S.E., M.S. Rangkaian matrikulasi memuat sejumlah materi seperti Pengantar Manajemen, Perekonomian Indonesia, Filsafat Ilmu dan Sejarah Pemikiran Manajemen, Leadership and Organization, Pengantar Ilmu Ekonomi, serta pengenalan sistem perkuliahan dan layanan akademik kampus.

Prof. Abdul Azis menyampaikan bahwa matrikulasi menjadi bagian penting untuk membangun kesiapan mahasiswa sebelum memasuki proses pembelajaran yang lebih mendalam pada Program Magister Manajemen.
“Melalui matrikulasi ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman awal yang sama mengenai manajemen dan sistem pembelajaran yang akan dijalani. Kami juga ingin mahasiswa memiliki cara berpikir yang semakin matang serta mampu mengembangkan kapasitas kepemimpinan selama menempuh pendidikan,” ujarnya.
Selain penguatan akademik, proses pendidikan pada jenjang magister juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring. Mahasiswa yang berasal dari berbagai latar belakang profesi dapat saling bertukar pengalaman, membangun kolaborasi, serta mengembangkan relasi profesional selama mengikuti perkuliahan.

Ketua YAPDIK Enam Enam Bumi Kendari, Ichsanuddin Akbar, S.T., M.M., menekankan bahwa pendidikan magister tidak hanya diarahkan pada pencapaian gelar akademik, tetapi juga pada pembentukan kemampuan manajerial, kepemimpinan, dan jejaring yang dapat menjadi modal dalam pengembangan karier di masa depan.
“Mahasiswa harus memanfaatkan masa studi bukan hanya untuk meningkatkan pengetahuan, tetapi juga untuk memperluas jejaring dan membangun kemampuan kepemimpinan. Jejaring yang terbentuk selama kuliah dapat menjadi kekuatan dalam pengembangan karier, sementara kemampuan memimpin akan menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan organisasi di masa depan,” ungkap Ichsanuddin.


Menurutnya, YAPDIK Enam Enam Bumi Kendari terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui penyediaan fasilitas belajar yang nyaman, dukungan terhadap proses akademik, serta pengembangan lingkungan pembelajaran yang mampu menunjang kebutuhan mahasiswa.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan fasilitas dan sistem pembelajaran yang tersedia secara optimal sehingga proses studi dapat dijalani secara terarah dan efisien. Bagi mahasiswa yang juga memiliki aktivitas profesional, pengelolaan waktu dan konsistensi dalam mengikuti proses akademik menjadi bagian penting agar studi dapat diselesaikan sesuai target.
STIE Enam Enam Kendari juga terus memperkuat kualitas Program Magister Manajemen melalui peningkatan layanan akademik, fasilitas perkuliahan, serta lingkungan belajar yang kondusif. Capaian Akreditasi Unggul pada Program Magister Manajemen menjadi bagian dari komitmen institusi dalam menyediakan pendidikan pascasarjana yang berkualitas bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.
Melalui kegiatan matrikulasi tersebut, mahasiswa diharapkan memasuki perkuliahan dengan fondasi akademik yang lebih kuat, wawasan manajemen yang lebih luas, serta kesiapan untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan jejaring profesional sebagai bekal menghadapi dinamika dunia kerja dan organisasi di masa depan.

