KENDARI – Mahasiswa STIE Enam Enam Kendari kembali menunjukkan kreativitas dan inovasinya melalui berbagai produk UMKM yang ditampilkan dalam praktik mata kuliah kewirausahaan pada 10 Desember 2025. Beragam produk olahan seperti abon ayam, keripik singkong, keripik sukun, crunch nuts, hingga telur gabus dipresentasikan mahasiswa dengan konsep kemasan modern dan branding yang menarik.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik usaha yang mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori kewirausahaan, tetapi juga mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai jual dan daya saing pasar. Selain fokus pada kualitas produk, mahasiswa juga dibekali kemampuan membangun identitas merek, desain kemasan, serta strategi pemasaran kreatif.

Dosen pendamping kegiatan, Asraf, mengatakan bahwa praktik kewirausahaan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk melatih kreativitas, inovasi, dan keberanian membangun usaha mandiri sejak di bangku kuliah.
“Mahasiswa harus mulai berani menciptakan produk sendiri dan memahami bagaimana mengembangkan usaha dari potensi sederhana menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan produk UMKM berbasis kreativitas mahasiswa memiliki peluang besar untuk berkembang, terutama jika didukung dengan kemasan menarik dan pemasaran yang mengikuti perkembangan digital saat ini.
“Produk lokal sebenarnya punya potensi besar. Tinggal bagaimana mahasiswa mampu menghadirkan inovasi, menjaga kualitas produk, dan membangun branding yang baik agar mampu bersaing di pasar,” tambahnya. Melalui kegiatan praktik kewirausahaan tersebut, mahasiswa diharapkan semakin percaya diri untuk membangun usaha mandiri sekaligus mampu menciptakan peluang bisnis kreatif yang dapat mendukung perkembangan UMKM lokal di Sulawesi Tenggara.

