KENDARI – Mahasiswa STIE Enam Enam Kendari kembali menunjukkan kreativitasnya melalui produk camilan olahan yang ditampilkan dalam praktik mata kuliah kewirausahaan. Produk berupa kentang goreng pedas dan bawang goreng dengan kemasan modern tersebut menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik usaha yang mendorong mahasiswa mengembangkan inovasi produk dan strategi pemasaran.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menghadirkan produk dengan desain kemasan menarik dan konsep branding yang dibuat menyerupai produk usaha profesional. Selain fokus pada rasa dan kualitas produk, mahasiswa juga dilatih memahami pentingnya identitas merek, desain kemasan, serta daya tarik visual dalam meningkatkan nilai jual produk.

Dosen pengampu mata kuliah, Ami Nurhayati, mengatakan bahwa praktik kewirausahaan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar membangun usaha secara kreatif dan inovatif sejak di bangku kuliah.
“Mahasiswa tidak hanya belajar membuat produk, tetapi juga belajar bagaimana menciptakan branding, kemasan, dan strategi pemasaran yang menarik agar produk memiliki daya saing,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan produk berbasis kreativitas sangat penting di tengah persaingan usaha yang semakin ketat. Ia menilai mahasiswa memiliki peluang besar untuk mengembangkan produk lokal menjadi usaha mikro yang mampu bersaing di pasar digital maupun offline.
“Produk sederhana bisa memiliki nilai jual tinggi jika dikemas dengan baik dan dipasarkan secara kreatif. Ini yang ingin dibangun melalui praktik kewirausahaan mahasiswa,” tambahnya. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan semakin percaya diri untuk menciptakan usaha mandiri serta mampu membaca peluang bisnis kreatif yang berkembang di era digital saat ini.

