KENDARI – Mahasiswa STIE Enam Enam Kendari, St. Fadilla Karman, berhasil meraih Juara III dalam University-Level Public Speaking Competition pada ajang English Expo 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Halu Oleo (UHO), Sabtu (24/10/2026). Prestasi tersebut diraih setelah bersaing dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan Filipina.
Sebelumnya, dua mahasiswa STIE Enam Enam Kendari, yakni St. Fadilla Karman dan Muhammad Subhan Djafar, berhasil menembus babak final bersama peserta dari Universitas Brawijaya, University of Batangas, dan Iloilo State University of Fisheries Science and Technology. Pada babak final, peserta menghadapi format impromptu speech dengan waktu persiapan selama 30 menit untuk menyusun argumentasi sebelum menyampaikan pidato dan menjawab pertanyaan dewan juri.

Menanggapi keberhasilannya, Fadilla mengaku senang dan bersyukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, kompetisi ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan berbicara di depan umum. “Saya merasa senang dan bersyukur bisa meraih juara 3 dalam kompetisi ini. Bagi saya, pencapaian ini bukan hanya tentang hasil, tetapi juga tentang pengalaman dan proses belajar yang saya dapatkan,” ungkap Fadilla.
Dalam mengikuti kompetisi tersebut, Fadilla mengaku menghadapi tantangan yang cukup besar, terutama ketika harus menyusun argumentasi dalam waktu terbatas dan menjawab pertanyaan dewan juri secara spontan. Namun, ia berusaha mengatasi tantangan tersebut dengan memanfaatkan waktu persiapan sebaik mungkin, menyusun poin-poin utama, serta membangun argumentasi secara terstruktur agar dapat menyampaikan gagasannya dengan baik.

Menurut Fadilla, pengalaman mengikuti kompetisi ini memberikan banyak pelajaran, khususnya mengenai pentingnya berpikir kritis, beradaptasi, dan menjaga ketenangan ketika menghadapi situasi yang menantang. Pengalaman tersebut juga semakin memotivasinya untuk terus mengembangkan kemampuan dan meningkatkan kepercayaan diri agar dapat mengikuti berbagai kompetisi serta meraih prestasi lainnya pada masa mendatang.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari pendampingan dua dosen STIE Enam Enam Kendari, yakni Karmila A.A. Wellem, S.Pd., M.Hum. dan Sulistiyani Syafitri, S.E., M.M., yang memberikan pembinaan, pelatihan, dan motivasi selama persiapan kompetisi. Sebelum babak final, Karmila menyampaikan kebanggaannya atas keberhasilan kedua mahasiswa menembus lima besar, sementara Sulistiyani berharap keduanya mampu memberikan penampilan terbaik dan meraih prestasi.


Fadilla turut menyampaikan apresiasi kepada kedua dosen pendamping, orang tua, keluarga, serta teman-teman yang telah memberikan dukungan. “Saya berharap pencapaian ini dapat memotivasi mahasiswa STIE 66 Kendari untuk berani mengambil kesempatan, mencoba hal baru, dan mengembangkan potensi diri,” harapnya.
Prestasi St. Fadilla Karman tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mencerminkan komitmen STIE Enam Enam Kendari dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas mahasiswa. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat upaya STIE Enam Enam Kendari sebagai perguruan tinggi yang terus mendorong lahirnya generasi unggul, berprestasi, dan memiliki daya saing global.
