Kendari – Matrikulasi Program Studi Magister Manajemen STIE Enam Enam Kendari dilaksanakan pada 10 hingga 12 April 2026 di Kampus STIE Enam Enam Kendari. Kegiatan ini diikuti oleh 36 mahasiswa sebagai bagian dari tahapan awal akademik sebelum memasuki perkuliahan reguler.
Ketua Program Studi Magister Manajemen STIE Enam Enam Kendari, Dr. Nofal Supriaddin, S.E., M.M., menegaskan bahwa kegiatan matrikulasi memiliki arti penting bagi mahasiswa baru karena menjadi dasar awal dalam memperkuat kesiapan akademik. Menurutnya, matrikulasi bukan sekadar kegiatan formal, tetapi bagian penting dari proses pembelajaran yang harus dijalani dengan sungguh sungguh.

“Tujuan utama matrikulasi adalah memberikan penguatan pada aspek aspek mendasar dalam ilmu manajemen, sehingga mahasiswa memiliki bekal akademik yang cukup sebelum masuk ke pembahasan yang lebih kompleks di jenjang magister,” tegasnya.
Ia menambahkan, ilmu manajemen memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai bidang pekerjaan. Karena itu, mahasiswa perlu memahami konsep konsep dasarnya secara baik sejak awal perkuliahan agar mampu mengikuti proses pembelajaran secara lebih maksimal.
“Ilmu manajemen tidak hanya dibutuhkan di dunia bisnis, tetapi juga penting dalam berbagai profesi dan bidang kerja. Kemampuan merencanakan, mengelola, mengambil keputusan, dan memimpin merupakan bagian dari kompetensi manajerial yang sangat dibutuhkan di berbagai lingkungan kerja,” ujarnya.

Dr. Nofal juga menekankan bahwa mahasiswa yang telah memilih Program Magister Manajemen STIE Enam Enam Kendari tidak salah dalam menentukan pilihan. Ia mengajak seluruh mahasiswa untuk menjaga semangat kebersamaan selama menempuh studi, sejalan dengan semangat Magister Manajemen, yaitu masuk sama sama, keluar sama sama, dan sukses sama sama.
Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut perlu diwujudkan dalam komitmen akademik yang kuat sejak awal. Dengan tekad yang sama, mahasiswa angkatan 2026 diharapkan mampu menjalani proses pendidikan secara konsisten dan menyelesaikan studi tepat waktu pada tahun 2028.
Sementara itu, Dr. Muh. Nur, S.E., M.Si., selaku Wakil Ketua I STIE Enam Enam Kendari, menjelaskan bahwa matrikulasi merupakan bentuk kuliah penyetaraan yang bertujuan memberikan penyegaran pengetahuan kepada mahasiswa dari beragam latar belakang keilmuan. Mahasiswa yang bergabung dalam Program Magister Manajemen tidak seluruhnya berasal dari disiplin ilmu yang sama. Karena itu, matrikulasi menjadi penting untuk menyamakan pemahaman dasar sebelum mahasiswa memasuki materi inti pada jenjang magister.

“Mahasiswa yang masuk ke Program Magister Manajemen berasal dari latar belakang ilmu yang beragam. Karena itu, penyetaraan ini penting agar mereka memiliki dasar pemahaman yang relatif sama sebelum mengikuti perkuliahan inti,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa model kuliah penyetaraan seperti ini telah lama dikenal dalam dunia pendidikan tinggi sebagai salah satu upaya untuk mempersiapkan mahasiswa baru pada jenjang lanjutan. Di STIE Enam Enam Kendari, proses tersebut dilaksanakan secara intensif selama tiga hari agar efektif dan tetap memberi bekal akademik awal yang memadai.
Dr. Muh. Nur juga menyampaikan bahwa bergabung di STIE Enam Enam Kendari merupakan pilihan yang patut disyukuri. Menurutnya, kampus ini terus menunjukkan perkembangan kelembagaan yang positif sejak awal berdiri hingga saat ini.
Ia menuturkan bahwa pada tahun 2016, STIE Enam Enam Kendari telah meraih akreditasi B, sebuah capaian yang sangat baik pada masa awal pengembangan, bahkan ketika program tersebut belum memiliki alumni. Hal itu menunjukkan bahwa pengelolaan akademik dan kelembagaan kampus telah berjalan pada arah yang baik.
Melalui kegiatan matrikulasi ini, mahasiswa Magister Manajemen STIE Enam Enam Kendari diharapkan memiliki kesiapan awal yang lebih kuat, baik dari sisi pengetahuan, motivasi, maupun komitmen akademik, sehingga mampu meraih kesuksesan akademik selama menempuh pendidikan.

