KENDARI — Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HMA) STIE 66 Kendari berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan Kendari Water Sport, Minggu (1/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendukung terwujudnya pariwisata yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.

Puluhan mahasiswa HMA STIE 66 Kendari turun langsung menyisir area pesisir dan ruang publik sejak pagi hari. Aksi ini juga didampingi oleh dosen-dosen Program Studi Akuntansi STIE 66 Kendari, yang turut hadir sebagai bentuk penguatan pembelajaran kontekstual dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung di lokasi kegiatan. Rangkaian acara dibuka melalui pembacaan laporan Ketua Himpunan Mahasiswa Akuntansi STIE 66 Kendari, dilanjutkan dengan sambutan perwakilan dosen STIE 66 Kendari, Ibu Mirzan, yang menegaskan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam aksi nyata pelestarian lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter dan tanggung jawab sosial.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh M. Ridwan Badallah, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif HMA STIE 66 Kendari yang dinilai sejalan dengan program pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan pariwisata yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
Dengan pembukaan tersebut, kegiatan aksi bersih-bersih dinyatakan resmi dimulai.
Dalam pelaksanaan kegiatan, para peserta berhasil mengumpulkan 27 kantong sampah yang didominasi oleh sampah plastik, botol minuman sekali pakai, serta limbah anorganik lainnya. Seluruh sampah kemudian dikemas dan dikelola sesuai prosedur kebersihan untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak pengelola dan Dinas Lingkungan Hidup.

Ketua HMA STIE 66 Kendari, Afrio Kurnia Dinata, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan kawasan wisata sebagai salah satu aset penting daerah.
“Kebersihan kawasan wisata sangat menentukan kenyamanan dan citra destinasi. Lingkungan yang bersih dan terawat akan memberikan pengalaman positif bagi wisatawan serta mendorong peningkatan kunjungan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan dosen-dosen akuntansi dalam kegiatan ini menjadi motivasi tersendiri bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan nilai akademik dengan kepedulian sosial dan lingkungan.
Kegiatan ini melibatkan dan dihadiri oleh berbagai unsur, yakni:
- Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HMA) STIE 66 Kendari
- Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara
- Dinas Lingkungan Hidup
- Lurah Tipulu
Partisipasi lintas institusi tersebut memperkuat sinergi dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan kawasan wisata sebagai bagian dari pengembangan pariwisata daerah yang berdaya saing.
Melalui kolaborasi berdampak ini, HMA STIE 66 Kendari berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara konsisten sebagai kontribusi nyata sivitas akademika dalam mendukung terwujudnya kawasan wisata yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.
