KENDARI – Mahasiswa STIE Enam Enam Kendari kembali menunjukkan kreativitasnya melalui produk kerajinan bunga estetik berbahan rajut yang berhasil dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Karya tersebut merupakan bagian dari praktik mata kuliah kewirausahaan yang dilaksanakan pada 6 Januari 2025 sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik usaha.
Beragam bentuk bunga hias dengan desain dan warna menarik dipamerkan mahasiswa dalam kegiatan tersebut. Produk handmade itu dibuat dengan sentuhan kreativitas dan dikembangkan menjadi dekorasi estetik yang dapat digunakan sebagai hiasan ruangan maupun hadiah kreatif. Selain melatih keterampilan produksi, mahasiswa juga dibekali kemampuan memasarkan produk dan memahami dasar pengelolaan usaha sederhana.

Dosen pendamping kegiatan, Dr. Abdul Hakim, S.E., M.S., mengatakan bahwa pembelajaran kewirausahaan harus mampu mendorong mahasiswa menghasilkan karya nyata yang memiliki nilai jual dan peluang pengembangan bisnis.
“Mahasiswa perlu dibiasakan untuk kreatif dan berani memulai usaha dari hal-hal sederhana. Melalui praktik seperti ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori kewirausahaan, tetapi juga belajar menciptakan produk yang memiliki nilai ekonomi dan peluang pasar,” ujarnya.

Menurutnya, produk kerajinan berbasis handmade memiliki prospek yang cukup baik karena saat ini masyarakat mulai tertarik pada produk unik, estetik, dan memiliki nilai kreativitas tinggi. Ia menilai kreativitas mahasiswa dapat menjadi modal penting dalam membangun usaha mandiri di tengah perkembangan ekonomi kreatif yang semakin kompetitif.
“Produk bunga rajut ini menunjukkan bahwa ide sederhana bisa dikembangkan menjadi produk kreatif yang menarik. Tinggal bagaimana mahasiswa mampu menjaga kualitas, inovasi desain, dan strategi pemasaran agar produk dapat berkembang lebih luas,” tambahnya.
Kegiatan praktik kewirausahaan tersebut juga mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa karena memberikan pengalaman langsung mengenai proses produksi hingga pemasaran produk. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin percaya diri untuk membangun usaha mandiri sekaligus mampu memanfaatkan peluang ekonomi kreatif di era digital.

