Kendari, 2025 – Muhammad Nuzul Qadri, mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Manajemen, Universitas Halu Oleo, baru saja berhasil melaksanakan ujian tutup disertasi yang berjudul “Model Pengembangan Kapasitas Dosen Perguruan Tinggi Swasta Kota Kendari.” Ujian ini menjadi tahapan penting dalam upayanya untuk meraih gelar Dr. Ilmu Manajemen.

Dalam disertasinya, Muhammad Nuzul Qadri berhasil merumuskan model terintegrasi yang dapat meningkatkan kapasitas dosen di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kota Kendari. Temuan utama dalam disertasi ini menggarisbawahi pentingnya pengelolaan dosen yang efektif melalui program-program yang relevan, yang mampu meningkatkan kualitas dosen secara berkelanjutan. Model yang diusulkan mengandalkan teori Resource-Based Theory (RBT) dan Resource-Advantage Theory (RA Theory), yang diyakini dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi PTS.
Pria yang menjabat sebagai Kepala Bagian Akademik dan Administrasi Kemahasiswaan (BAAK) STIE Enam Enam Kendari ini menjelaskan tantangan terbesar yang dihadapi PTS di Kendari adalah rendahnya jabatan fungsional dosen, yang berhubungan langsung dengan kurang optimalnya keterlibatan dosen dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Data yang dihimpun oleh Nuzul dari PDDikti menunjukkan bahwa dari 1.067 dosen yang terdaftar, sebanyak 271 dosen di antaranya belum memiliki jabatan fungsional. Hal ini menjadi penghalang bagi kualitas SDM dan kinerja akademik di PTS.

“Dengan pengelolaan yang lebih baik dan kebijakan yang mendukung pengembangan karier dosen, saya yakin PTS di Kendari dapat meningkatkan kualitas akademik dan daya saingnya,” ujar Nuzul.
Para penguji yang terdiri dari sejumlah pakar di bidang manajemen pendidikan, termasuk Prof. Dr. H. Dedy Takdir Syaifuddin, S.E., M.Si sebagai Ketua Penguji, memberikan apresiasi terhadap temuan ini. Mereka menilai bahwa model yang diajukan Qadri memiliki potensi besar untuk membantu meningkatkan kualitas dosen dan perguruan tinggi swasta di wilayah Kota Kendari.
Sebagai langkah lanjut, Nuzul menyarankan agar PTS di Kendari mempercepat proses administrasi terkait jabatan fungsional dosen, serta menyediakan program-program yang mendukung penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Penelitian ini berhasil menemukan model terintegrasi mengenai pengembangan kapasitas dosen Perguruan Tinggi Swasta Kota Kendari. Temuan ini menggarisbawahi bahwa pengelolaan dosen yang efektif, didukung oleh program-program yang relevan dan mampu meningkatkan kualitas dosen secara berkelanjutan. Model ini memberikan gambaran bahwa pengelolaan dosen yang berbasis pada dukungan teori Resource-Based Theory (RBT) dan Resource-Advantage Theory (RA Theory) dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi PTS, yang pada gilirannya akan memperkuat reputasi dan daya saing PTS yang ada di Kota Kendari,” jelasnya.
Dengan keberhasilan ujian tutup disertasi ini, Muhammad Nuzul Qadri kini menunggu tahap ujian promosi doktor, yang akan menentukan apakah ia berhak menerima gelar Dr. Ilmu Manajemen dari Universitas Halu Oleo.

